Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Potensi Banjir Bandang Banten, 2 Kecamatan di Tangerang Jadi Fokus

Potensi Banjir Bandang Banten, 2 Kecamatan di Tangerang Jadi Fokus
Ilustrasi (ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga)
Share Article

Kota Tangerang, IDN Times - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang mengklaim siap menghadapi potensi banjir bandang di musim hujan. Sebelumnya, Banten termasuk wilayah yang dinilai rawan banjir bandang oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). 

Sebagaimana diketahui, berdasar keterangan tertulis BMKG mengeluarkan peringatan bahaya banjir di enam provinsi di Pulau Jawa. Enam provinsi yang berstatus siaga banjir adalah Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, dan Jawa Timur. Peringatan dini siaga banjir ini berlaku mulai Kamis (18/2/2021).

1. BPBD Kota Tangerang menyebut, ratusan petugas disiagakan untuk mengantisipasi banjir di bulan Februari

Banjir Ciledug Indah, Kota Tangerang (IDN Times/Muhamad Iqbal)
Banjir Ciledug Indah, Kota Tangerang (IDN Times/Muhamad Iqbal)

Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang Deni Koswara mengatakan, jika prediksi tersebut benar pihaknya telah siap melakukan penanganan.

"Kami sudah siap, petugas kami ada 300 orang, 100 orang piket tiap hari, 100 lepas piket dan 100 siaga. Kalau memang diperlukan nanti 300-nya turun semua," ujar Deni, Kamis (18/2/2021).

2. Rawan banjir, dua kecamatan menjadi wilayah yang dapat perhatian khusus

Banjir Ciledug Indah, Kota Tangerang (IDN Times/Muhamad Iqbal)
Banjir Ciledug Indah, Kota Tangerang (IDN Times/Muhamad Iqbal)

Deni mengatakan dari 13 Kecamatan yang ada di Kota Tangerang, ada dua kecamatan yang menjadi perhatian khusus lantaran merupakan langganan banjir.

Untuk itu dirinya telah menyiapkan fasilitas penunjang seperti tendan dan perahu karet jika prediksi yang dikeluarkan BMKG terjadi.

"Yang menjadi perhatian banjir itu di wilayah Kecamatan Periuk dan Karang Tengah. Ada 24 tenda kita punya dan nanti akan kita pasang kalau memang diperlukan sebagai tempat evakuasi warga," katanya.

3. Tenda pengungsian akan dikurangi daya tampungnya

Banjir Ciledug Indah, Kota Tangerang (IDN Times/Muhamad Iqbal)
Banjir Ciledug Indah, Kota Tangerang (IDN Times/Muhamad Iqbal)

Deni mengatakan, karena sedang dalam pandemik COVID-19, maka pihaknya akan memberlakukan pembatasan kapasitas tenda untuk mencegah terjadinya klaster baru penyebaran COVID-19.

"Kami menerapkan protokol kesehatan nanti di tenda. Mungkin setengahnya dari kapasitas tenda," katanya.

Share Article
Topics
Editorial Team
Ita Lismawati F Malau
EditorIta Lismawati F Malau

Latest News Banten

See More

DEMA UIN Kritik Pemkot Tangsel Soal Polemik Jabatan Sekda

31 Mei 2026, 16:41 WIBNews