Waspadai Penipuan Modus Telepon Hening, Penipu Curi Suara Kamu

Dinas Kominfo Kota Tangerang memperingatkan warga soal modus penipuan baru bernama 'telepon hening' yang memanfaatkan teknologi AI untuk mencuri dan mengkloning suara korban.
Pelaku menelepon tanpa bicara agar korban mengeluarkan suara jernih, lalu rekaman itu digunakan untuk menipu orang terdekat dengan suara tiruan yang sangat mirip.
Warga diimbau menerapkan protokol Silent First: Apa saja? Simak nih
Tangerang, IDN Times - Seiring perkembangan teknologi, penipuan pun kian canggih. Salah satu modus penipuan yang saat ini muncul adalah "telepon hening. Modus ini dilakukan penipu dengan memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan untuk melakukan pencurian identitas suara.
Warga, khususnya di Kota Tangerang, pun diminta meningkatkan kewaspadaan dan mengenali modus penipuan ini. Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Tangerang memberikan sosialisasi penipuan modus tersebut. Simak ya.
1. Ini modusnya, kamu wajib mewaspadai penipuan "telepon hening"

Kepala Dinas Kominfo Kota Tangerang Mugiya Wardhany menjelaskan, modus penipu "telepon hening." Pelaku, kata dia, menghubungi calon korbannya. Ketika telepon terhubung, pelaku sengaja diam untuk memancing korban mengeluarkan suara secara jernih.
Warga dminta waspada karena keheningan saat mengangkat telepon dari nomor asing itu, bukan sekadar gangguan jaringan, loh. Kondisi itu merupakan taktik pelaku untuk merekam sampel suara korban. Dengan teknologi AI, rekaman singkat itu bisa diolah menjadi kloning suara yang identik untuk menipu orang-orang terdekat.
2. Bagaimana jika korban terlanjur "memberi" sampel suara?

Jika warga merasa sudah telanjur memberikan sampel suara, langkah terbaik adalah segera mengedukasi kontak terdekat. Ketika menerima telepon mencurigakan agar tidak mudah terkecoh jika ada permintaan aneh.
"Fenomena ini harus diwaspadai, karena oknum tidak bertanggung jawab memanfaatkan panggilan dari nomor tidak dikenal. Kami meminta warga Kota Tangerang untuk lebih berhati-hati," kata Mugiya Wardhany, seperti dikutip dari ANTARA.
3. Tips agar warga aman dari penipuan modus "telepon hening"

Dinas Kominfo Kota Tangerang juga memberikan sejumlah imbauan keamanan dan tips, melalui protokol Silent First bagi seluruh masyarakat. Berikut imbauannya:
1. Jangan memulai pembicaraan saat mengangkat telepon dari nomor asing, biarkan penelepon yang berbicara terlebih dahulu.
2. Kamu wajib menghindari kata kunci riskan seperti "Iya", "Halo", atau "Siapa ini?" secara berulang karena kata-kata ini sering dijadikan basis kloning. Jika dalam 3 hingga 5 detik tetap tidak ada suara dari penelepon, segera matikan telepon dan blokir nomor tersebut.
3. Gunakan aplikasi pelacak nomor untuk melihat label atau tag dari pengguna lain. Jika nomor tersebut ditandai sebagai Spam atau Penipuan, abaikan panggilannya.
4. Kamu juga bisa menyiapkan kata sandi rahasia yang hanya diketahui keluarga inti untuk memverifikasi kebenaran jika ada kerabat yang menelepon menggunakan suara mirip, namun meminta bantuan dana darurat.


















