2 Bocah di Serang Tewas Tenggelam di Bekas Galian Tanah

- Dua siswa SD tewas tenggelam di bekas galian tanah pembuatan batu bata
- Korban bermain sepeda sebelum berenang, sementara teman-temannya menunggu di pinggiran kubangan
- Kedua korban ditemukan setelah satu jam pencarian dan dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Banten
Serang, IDN Times - Dua siswa Sekolah Dasar (SD) asal Lingkungan Celincing Pasir, Kelurahan Tembong, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang tewas tenggelam di bekas galian tanah pembuatan batu bata.
Kedua korban yang meninggal tersebut bernama Reval (7) dan Subhi (7). Peristiwa Nahas itu terjadi pada Jumat (21/2/2025) sekira pukul 15.00 WIB sore.
1. Sebelum berenang korban dan tiga temannya sempat bersepedah di sekitar galian

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Serang, Diat Hermawan mengatakan, sebelum tenggelam dua korban bersama tiga temannya sempat bermain sepeda di sekitaran galian tanah bekas pembuatan batu bata yang berada tak jauh dari kediaman keduanya.
Namun, lanjut Diat, dari keterangan saksi, kedua korban memutuskan untuk berenang di kubangan tersebut. Sementara ketiga temannya menunggu di pinggiran kubangan.
"Korban ini bermain menggunakan sepeda di sekitar kubangan, kemudian berenang, tapi 3 temannya nunggu di atas. Lalu kedua korban ini tenggelam," kata Diat.
2. Temen korban panik minta tolong ke warga

Melihat kedua korban tenggelam, lanjut Diat, ketiga teman korban pun panik dan berteriak sambil berlari meminta pertolongan warga setempat.
"Dan warga pun berdatang ke lokasi dan langsung masuk ke dalam kubangan untuk menolong korban," katanya.
3. Korban ditemukan setelah satu jam pencarian

Diat mengatakan, pihaknya yang menerima informasi tersebut pun bergegas mendatangi lokasi kejadian untuk mencari keberadaan kedua korban dibantu kepolisian dan warga setempat.
Kedua korban ditemukan dalam keadaan meninggal, usai satu jam pencarian. Jasad kedua korban kemudian dievakuasi menuju Rumah Sakit Bhayangkara Polda Banten.
"Saat ini sudah diserahkan ke keluarga masing-masing untuk dimakamkan," katanya.



















