Banjir di Ruas Tol Tangerang-Merak KM 50 Berangsur Surut

- Pengelola tol pasang karung pasir untuk halau air
- Pengendara diimbau menghubungi call center jika terjadi keadaan darurat
- Ruas Tol Tangerang-Merak KM 50 tergenang banjir mencapai 40 cm
Tangerang, IDN Times - Meski banjir masih menggenang di ruas Tol Tangerang-Merak KM 50, namun air kini telah berangsur surut pada Senin (26/1/2026). Seluruh ruas tol pun sudah bisa dilintasi oleh kendaraan.
Kepala Divisi Operasi dan Pemeliharaan Astra Tol Tangerang-Merak, Sri Mulyo, mengungkapkan pihaknya telah melakukan berbagai upaya sejak 3 hari belakangan demi menangani banjir di ruas jalan tol tersebut.
"Fokus kami, memastikan saluran-saluran crossing tidak tertutup sampah yang terbawa dari luapan air dan membuat tali air untuk mengalirkan air genangan di jalur tol," kata Sri Mulyo, Senin (26/1/2026).
1. Pengelola tol pasang karung pasir untuk halau air

Untuk mempercepat aliran air dan mencegah air kembali masuk ke ruas jalan, pihaknya pun telah memasang sandbag atau karung berisi pasir guna menghalau air. Pengguna jalan pun diminta berhati-hati dan mengurangi kecepatan saat melintasi ruas jalan yang tertutup genangan.
"Seluruh ruas jalan sudah bisa dilintasi semua golongan kendaraan," ungkapnya.
2. Pengendara diimbau menghubungi call center jika terjadi keadaan darurat

Di sisi lain, Sri Mulyo menambahkan, Astra Tol Tamer terus memberikan update terkini kondisi lalu lintas dan kondisi genangan di ruas jalan tol Tangerang-Merak. Pengguna jalan dapat mengakses informasi melalui media sosial, website, dan media luar ruang VMS yang dimiliki.
"Untuk layanan bantuan cepat di ruas Tangerang-Merak dapat menghubungi layanan bebas pulsa di 0800 1 77 78 79 atau pesan WhatsApp di 0254 207878," pungkasnya.
3. Ruas Tol Tangerang-Merak KM 50 tergenang banjir mencapai 40 cm

Diberitakan sebelumnya, hujan yang mengguyur beberapa hari di wilayah Tangerang, beberapa hari terakhir, memicu genangan di sejumlah titik. Salah satunya, Tol Tangerang-Merak KM 50, Cikande, Kabupaten Serang, sejak Jumat, 23 Januari 2026. Genangan itu sempat mencapai ketinggian 40 centimeter (cm).

















