Ilustrasi penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta (IDN Times/Maya Aulia Aprilianti)
Sementara itu, InJourney Airports bersama seluruh stakeholders akan terus memantau perkembangan traffic serta memastikan kelancaran dalam memberikan pelayanan di Bandar Udara. Direktur Utama InJourney Airports Mohammad R. Pahlevi mengungkapkan, fokus utama InJourney Airports pada arus balik ini juga ada pada penanganan bagasi penumpang pesawat, aksesibilitas dari dan menuju bandara, serta ketersediaan transportasi publik di bandara.
“Kami telah melakukan berbagai peningkatan fasilitas sarana dan prasarana, serta berkoordinasi dengan stakeholders terkait untuk memastikan kelancaran dan kecepatan dalam penanganan bagasi penumpang pesawat, ketersediaan transportasi publik, hingga aksesibilitas dari dan menuju bandara,” jelas Pahlevi.
Periode angkutan lebaran di 37 bandara yang dikelola InJourney Airports berlangsung hingga 30 Maret 2026. Sepanjang angkutan lebaran ini, bandara-bandara InJourney Airports diproyeksikan melayani sekitar 9 juta penumpang pesawat.