Kunjungan Wisatawan Lebaran di Banten Tembus 2,43 Juta Orang

- Kunjungan wisatawan ke Banten saat libur lebaran 2026 mencapai 2,43 juta orang, melampaui target awal 1,6 juta kunjungan dan masih berpotensi bertambah.
- Destinasi pantai seperti Sawarna, Bagedur, Anyer, dan Carita jadi favorit wisatawan asal Jabodetabek karena jarak dekat serta akses mudah.
- Dinas Pariwisata memperkirakan perputaran uang selama libur lebaran mencapai hingga Rp1 triliun, menjadi momentum pemulihan sektor pariwisata daerah.
Serang, IDN Times — Kunjungan wisatawan ke berbagai destinasi di Provinsi Banten selama libur lebaran 2026 melampaui target. Hingga Selasa (31/3/2026), jumlah wisatawan tercatat mencapai sekitar 2,43 juta orang atau jauh di atas target awal 1,6 juta kunjungan.
Kepala Dinas Pariwisata Banten, Eli Susiyanti mengungkap, angka tersebut masih berpotensi bertambah karena sejumlah pengelola destinasi wisata belum menyampaikan laporan kunjungan secara resmi. “Masih ada beberapa destinasi yang belum melaporkan data, jadi kemungkinan jumlahnya bisa terus bergerak,” kata Eli.
1. Destinasi pantai masih menjadi tujuan favorit

Lonjakan wisatawan selama libur lebaran ini didorong tingginya minat masyarakat terhadap wisata alam, terutama kawasan pantai dan pegunungan. Destinasi seperti Pantai Sawarna, Pantai Bagedur, hingga kawasan Anyer dan Carita menjadi tujuan favorit.
Mayoritas wisatawan berasal dari wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek).
"Kedekatan jarak serta aksesibilitas menjadi faktor utama yang mendorong wisatawan memilih Banten sebagai tujuan Liburan," katanya.
2. Perputaran uang selama libur lebaran sampai Rp1 triliun

Tak hanya dari sisi kunjungan, dampak ekonomi yang dihasilkan juga signifikan. Meski belum ada perhitungan resmi, Dinas Pariwisata memperkirakan rata-rata pengeluaran wisatawan mencapai Rp400 ribu per orang.
Dengan jumlah kunjungan lebih dari 2,4 juta orang, perputaran uang selama periode libur lebaran diperkirakan mencapai Rp900 miliar hingga mendekati Rp1 triliun. “Kalau dirata-rata satu orang membelanjakan sekitar Rp400 ribu, tinggal dikalikan saja dengan jumlah kunjungan,” kata Eli.
3. Tingginya mobilitas wisatawan itu juga mendorong pemulihan sektor pariwisata

Pemerintah daerah menilai tingginya mobilitas wisatawan selama libur lebaran menjadi momentum penting untuk mendorong pemulihan dan pertumbuhan sektor pariwisata di daerah. "Data ini dapat menggambarkan potensi ekonomi yang berputar selama libur lebaran," katanya.















