Lebak, IDN Times - Pernyataan Bupati Lebak Hasbi Asyidiki Jayabaya yang menyinggung status “mantan narapidana” dalam acara halalbihalal pegawai terus menuai polemik. Kali ini, desakan pemakzulan terhadap kepala daerah tersebut muncul dari kalangan pemuda.
Tokoh pemuda Lebak yang juga kader Partai Demokrat, Rohman menilai, ucapan Hasbi tidak mencerminkan etika seorang pemimpin. Ia menyebut pernyataan tersebut tidak hanya melukai secara personal, tetapi juga berpotensi merusak keharmonisan pemerintahan daerah.
“Saya menilai ucapan yang dilontarkan kepada wakil bupati tidak hanya melukai secara personal, tetapi juga berpotensi merusak keharmonisan roda pemerintahan daerah,” kata Rohman, Rabu (1/4/2026).
