Merasa Dihina Bupati Lebak, Amir Hamzah Pertimbangkan Mundur

- Amir Hamzah merasa terhina oleh ucapan Bupati Lebak Hasbi Asyidiki Jayabaya saat acara halal bihalal dan kini mempertimbangkan untuk mundur dari jabatannya.
- Amir menilai ucapan Hasbi yang menyinggung masa lalunya di depan publik tidak pantas dan membuat hubungan kerja keduanya semakin renggang.
- Ketegangan antara Bupati dan Wakil Bupati berdampak pada koordinasi pemerintahan, sementara Hasbi membantah berniat menghina dan menyebut pernyataannya sebagai bentuk apresiasi.
Lebak, IDN Times - Polemik antara Bupati Lebak Hasbi Asyidiki Jayabaya dan Wakil Bupati Amir Hamzah kian memanas. Amir bahkan mengaku tengah mempertimbangkan untuk mundur dari jabatannya usai merasa terhina oleh ucapan Hasbi dalam acara halal bihalal pegawai di Rangkasbitung, Senin (30/3/2026).
Amir mengaku beberapa pihak memang menyarankannya agar lebih baik mundur dari jabatan Wakil Bupati Lebak. Namun hal itu masih ia pertimbangkan sambil melihat dinamika ke depan.
"Saya akan lihat situasi, ini kan saya mendampingi Pak Bupati baru setahun. Kalau ditanya nyaman sekarang, ya enggak. Tapi saya akan tetap bekerja, kasihan masyarakat," katanya.
1. Ketegangan ini ganggu chemistry

Menurut Amir, sebagai pimpinan di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak, Hasbi tak elok menyinggung masa lalu koleganya pada momen halal bihalal, apalagi di depan banyak orang.
“Saya mau samperin, saya mau bilang ke dia, 'jangan bilang kayak gitu, enggak pantas coba introspeksi.' Tapi ditahan termasuk oleh istri dan anak saya- langsung saya pulang,” ungkap Amir.
Pria yang juga pernah menjabat sebagai wakil bupati di era Mulyadi Jayabaya ini pun bicara bagaimana chemistry dengan Hasbi pasca kejadian tersebut.
"Dengan sikap Bupati yang begitu bagaimana mau membangun chemistry, dan ucapan yang menyakiti kaya begini bukan hanya sekali ini aja," kata Amir.
2. Amir menyebut, peristiwa tersebut mengganggu koordinasi

Menurut Amir, keadaan saat ini jelas berdampak pada komunikasi dirinya dengan Hasbi, termasuk juga koordinasi yang ingin dilakukan oleh organisasi perangkat daerah untuk mendapatkan arahan-arahan pimpinan.
"Dinas mau koordinasi dengan Bupati, misalnya, tapi sedang tidak ada, sedangkan itu harus segera diputuskan oleh Bupati dan wakil, dinas jadi takut dong dengan sikap Bupati seperti ini, jadi jelas menghambat," tutur Amir.
Sebelumnya, Hasbi Jayabaya usai acara kepada wartawan membantah jika ucapannya yang menyinggung masa lalu Amir bertujuan menghina. “Jangan salah, itu memang intonasi saya seperti itu,” kata Hasbi kepada wartawan.
Menurutnya, Amir Hamzah merupakan sosok yang baik dan pernah mendapatkan penghargaaan. “Mantan warga binaan yang menjadi wakil bupati berprestasi. Artinya itu sebuah prestasi,” kata dia.














