Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Ratusan KK di Kasemen Serang Jalani Sahur di Tengah Banjir
Ilustrasi banjir (Pixabay)
  • Ratusan rumah di Kampung Kroya Indah, Kasemen, Kota Serang terendam banjir sejak dini hari, membuat warga menjalani sahur Ramadan dalam kondisi air setinggi paha orang dewasa.
  • Sekitar 280 rumah terdampak di wilayah RT 07 dan sekitarnya, sebagian warga mengungsi karena air belum surut akibat luapan Kali Mati setelah hujan deras mengguyur kawasan tersebut.
  • Warga berharap bantuan logistik segera datang serta meminta pemerintah memperbaiki drainase dan gorong-gorong agar banjir tidak kembali terjadi meski air mulai berangsur surut.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Serang, IDN Times — Ratusan rumah warga di Kampung Kroya Indah, Kelurahan Kasunyatan, Kecamatan Kasemen, Kota Serang, Banten, terendam banjir sejak Minggu (8/3/2026) dini hari. Kondisi tersebut membuat warga menjalankan sahur dalam keterbatasan.

Salah satu warga terdampak, Subarna (45), mengatakan air mulai masuk ke dalam rumahnya sekitar pukul 23.00 WIB dan terus meningkat hingga mencapai paha orang dewasa saat waktu sahur tiba.

“Tadi sahur seadanya saja, makan mi instan karena stok yang ada cuma itu. Air sudah masuk ke rumah dari jam 11 malam, jadi fokus kami hanya menyelamatkan barang-barang,” ujar Subarna, dilansir dari kantor berita ANTARA, Minggu (8/3/2026).

1. Air sempat setinggi paha orang dewasa

Ilustrasi Banjir. ANTARA FOTO/Risky Andrianto

Subarna menuturkan, kondisi banjir membuat aktivitas warga terganggu, termasuk saat menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan. Meski rumah mereka terendam, sebagian warga tetap berusaha menjalankan ibadah puasa.

Ia berharap banjir segera surut agar warga dapat kembali beraktivitas normal.

Warga lainnya, Ahmad, mengatakan sekitar 280 rumah terdampak banjir di wilayah RT 07 dan sekitarnya. Sebagian warga bahkan terpaksa mengungsi karena ketinggian air di dalam rumah belum juga surut.

Menurut Ahmad, banjir diduga terjadi akibat meluapnya aliran Kali Mati setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut. “Banjir ini kiriman dari Kali Mati yang meluap ditambah hujan deras semalam,” katanya.

2. Warga berharap bantuan dan perbaikan drainase

Ilustrasi banjir (IDN Times/Rochmanudin)

Warga berharap pemerintah segera menyalurkan bantuan logistik maupun makanan bagi masyarakat terdampak banjir.

Selain itu, mereka juga meminta adanya normalisasi drainase serta perbaikan gorong-gorong di kawasan tersebut untuk mencegah banjir kembali terjadi.

Saat ini, ketinggian air dilaporkan mulai berangsur surut. Namun ratusan rumah warga di kawasan tersebut masih tergenang dan masyarakat tetap bersiaga mengantisipasi hujan susulan.

Editorial Team