Tangerang Selatan, IDN Times — Kasus dugaan pelecehan seksual di kereta rute Jakarta–Nambo yang sempat viral di media sosial kini memasuki babak baru. Terduga pelaku yang disebut-sebut merupakan dosen dari Universitas Pamulang melaporkan balik sejumlah akun media sosial yang dianggap menyebarkan tuduhan tanpa bukti.
Kuasa hukum terduga pelaku, Dadang Sumarna mengatakan, laporan tersebut dibuat sebagai respons atas viralnya tuduhan di media sosial yang dinilai telah menghakimi kliennya.
“Tentunya ini juga merespons dari viralnya pemberitaan kemudian didasarkan pada belum terbuktinya klien kami atas perbuatan yang dituduhkan dan terganggunya klien kami dari pemberitaan yang seolah menghakimi klien kami dengan hanya berdasarkan kepada pernyataan sebelah pihak,” kata Dadang kepada wartawan, Selasa (17/3/2026).
