Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Tinjau Penerima BSPS di Tangerang, Menteri Ara: Rumah Tidak Layak Huni
Menteri Maruarar Sirait meninjau penerima bantuan BSPS di Kabupaten Tangerang (IDN Times/Maya Aulia Aprilianti)

  • Menteri PKP Maruarar Sirait meninjau rumah tidak layak huni penerima BSPS di Desa Pete, Tangerang, memastikan bantuan tepat sasaran dan perbaikan dimulai April 2026.
  • Setiap rumah penerima program BSPS mendapat bantuan Rp20 juta dari APBN, dengan total 1.308 unit tersebar di 20 kecamatan Kabupaten Tangerang.
  • Pemkab Tangerang menyebut penerima bantuan tersebar di seluruh kecamatan dan telah membedah 1.197 rumah pada 2025, melanjutkan kolaborasi dengan pusat untuk menciptakan hunian layak.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Tangerang, IDN Times - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait meninjau langsung kondisi rumah tidak layak huni milik penerima bantuan bedah rumah dalam program bantuan stimulan perumahan swadaya (BSPS) di Desa Pete, Kecamatan Tigaraksa, Senin (30/3/2026). Tinjauan tersebut dilakukan untuk memastikan bantuan tersebut tepat sasaran kepada penerima sesuai kriteria.

"Dan ternyata benar tepat sasaran, tentu saya senang sekali bantuan ini jelas tepat sasaran, tadi bisa kita saksikan langsung kondisi rumahnya," kata menteri yang biasa disapa Ara itu.

1. Menteri Ara menyebut, rumah sudah sangat tidak layak huni

Menteri Maruarar Sirait meninjau penerima bantuan BSPS di Kabupaten Tangerang (IDN Times/Maya Aulia Aprilianti)

Maruarar mengungkapkan, di Kabupaten Tangerang sendiri, terdapat 3 rumah penerima bantuan yang ia datangi. Ia pun memastikan kondisi dari 3 rumah tersebut sangat tidak layak huni dan harus segera mendapatkan bantuan untuk dilakukan perbaikan.

"Insya Allah, April 2026 ini langsung dilakukan perbaikan," katanya.

2. Setiap rumah mendapatkan bantuan Rp20 juta

Penerima bantuan bedah rumah di Kabupaten Tangerang (IDN Times/Maya Aulia Aprilianti)

Adapun, Maruarar menegaskan, setiap unit rumah yang mendapatkan bantuan BSPS, dianggarkan sebesar Rp20 juta melalui APBN. Lanjut Muarar, adapun untuk seluruh Kabupaten Tangerang yang mendapatkan bantuan program BSPS sebanyak 1.308 unit yang tersebar di 20 kecamatan.

"Setiap unit mendapatkan bantuan Rp 20 juta, total keseluruhan yang ada di Kabupaten Tangerang terdapat 1.308 unit, yang tersebar di 20 kecamatan," ungkapnya.

Muarar berharap, dengan adanya bantuan BSPS ini, tidak ada lagi rumah-rumah tidak layak huni di Indonesia, khususnya di Kabupaten Tangerang. Apalagi, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang juga memiliki program bantuan bedah rumah yang terus bergerilya membantu masyarakat dalam menyiapkan rumah yang layak huni.

"Semoga ini dapat menjadi sinergitas yang apik antara pemerintah daerah dengan pusat, dalam menciptakan hunian yang layak untuk masyarakat," katanya.

3. Pemkab Tangerang sebut rumah yang mendapat bantuan tersebar di 20 kecamatan

Penerima bantuan bedah rumah di Kabupaten Tangerang (IDN Times/Maya Aulia Aprilianti)

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang Soma Atmaja menambahkan, warga yang menerima bantuan menyebar di 20 kecamatan, yalni Kecamatan Tigaraksa 21 unit, Kemiri 10 unit, Kronjo 64 unit, Gunung Kaler 75 unit, Rajeg 68 unit, Jayanti 43 unit, Balaraja 34 unit, Cisoka 167 unit, Solear 63 unit, Jambe 65 unit, Pakuhaji 15 unit, Teluknaga 198 unit, Sepatan 199 unit, Sepatan Timur 10 unit, Pasar Kemis 40 unit, Cikupa 40 unit, Pagedangan 35 unit, dan Kecamatan Cisauk sebanyak 13 unit.

"Jadi total dari 20 kecamatan, terdapat 1.308 unit yang mendapatkan program bantuan bedah rumah," katanya.

Selain ada bantuan bedah rumah BSPS, Pemkab Tangerang juga memiliki program khusus untuk bedah rumah tidak layak huni atau sering disebut sebagai RTLH. Menurut Soma, sepanjang tahun 2025 lalu, Pemkab Tangerang sendiri sudah memperbaiki atau membedah 1.197 unit rumah tidak layak huni menjadi layak huni, di seluruh kecamatan yang ada di Kabupaten Tangerang.

"Di tahun 2026 ini juga kami terus bergerilya untuk memperbaiki rumah-rumah yang tidak layak, tentunya dengan adanya program BSPS ini akan menjadi kolaborasi yang apik untuk menciptakan rumah yang layak bagi masyarakat, khusunya di Kabupaten Tangerang," kata dia.

Editorial Team