Tips Beli Motor Bekas di Facebook Marketplace, Hindari Penipuan!

- Facebook Marketplace makin populer untuk beli motor bekas karena praktis dan harga lebih murah, tapi pembeli harus waspada terhadap risiko kondisi kendaraan dan penipuan.
- Penting memeriksa kesesuaian nomor rangka dan mesin dengan STNK serta BPKB, juga memastikan kondisi fisik motor tidak rusak atau pernah tabrakan.
- Hindari modus penipuan dengan mengecek identitas penjual, jangan tergiur harga terlalu murah, dan ajak mekanik untuk memastikan kondisi mesin sebelum transaksi.
Tangerang, IDN Times - Membeli motor bekas melalui Facebook Marketplace semakin diminati karena praktis dan menawarkan banyak pilihan dan bahkan kadang ditawarkan dengan harga yang lebih murah karena penjualan langsung tanpa perantara.
Namun, di balik kemudahan tersebut, ada sejumlah risiko yang perlu diwaspadai, mulai dari kondisi kendaraan hingga potensi penipuan. Agar transaksi tetap aman, ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan.
1. Kamu perlu memastikan nomor mesin dan rangka sesuai dengan di surat kendaraan

Pertama, pastikan nomor rangka dan nomor mesin sesuai dengan yang tertera di STNK dan BPKB. Ketidaksesuaian bisa menjadi indikasi kendaraan bermasalah atau bahkan hasil kejahatan.
Selain itu, periksa kondisi fisik motor secara menyeluruh. Pastikan body dalam kondisi lurus dan tidak keropos. Bekas tabrakan atau kerusakan rangka bisa memengaruhi keamanan dan kenyamanan saat digunakan.
2. Kamu perlu memastikan kondisi mesin berfungsi baik, bawa tenaga profesional yang dikenal

Kondisi mesin dan kelistrikan juga tidak boleh diabaikan. Pastikan mesin masih normal, mudah dihidupkan, dan tidak mengeluarkan suara aneh. Periksa juga lampu, klakson, dan sistem starter untuk memastikan semuanya berfungsi dengan baik.
Jika memungkinkan, ajak mekanik atau orang yang paham kendaraan untuk membantu mengecek kondisi motor sebelum membeli. Ini bisa membantu menghindari kesalahan dalam menilai kondisi kendaraan.
3. Begini cara terhindar dari modus penipuan

Pembeli juga perlu waspada terhadap modus penipuan segitiga. Biasanya pelaku berpura-pura menjadi perantara atau makelar, padahal bukan pemilik asli kendaraan. Hal ini berisiko membuat transaksi tidak aman dan merugikan pembeli.
Jangan mudah tergiur dengan harga yang terlalu murah dibandingkan pasaran. Harga yang tidak masuk akal sering kali menjadi tanda adanya masalah pada motor atau indikasi penipuan.
Terakhir, pastikan nomor kontak penjual benar dan bisa dipercaya. Gunakan aplikasi seperti GetContact atau Truecaller untuk mengecek identitas nomor tersebut.


















