Tangerang, IDN Times - Momentum Perayaan Jumat Agung di rumah doa Yayasan Persekutuan Oikoumene Umat Kristen (POUK) Tesalonika yang berlokasi di Perumahan Mutiara Garuda, Teluknaga, Kabupaten Tangerang dijaga puluhan personel polisi, TNI, dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). Pantauan IDN Times di lokasi, aparat tersebut membawa perlengkapan, seperti motor trail dan sebagainya.
Diketahui, jemaat ini sempat mengalami persekusi dan videonya viral pada perayaan yang sama pada 2024. Bahkan, pada tahun 2025, rumah doa ini pun disegel oleh Pemkab Tangerang karena disebut belum memiliki izin. Rasa trauma pun tak dipungkiri ada dan berkecamuk dalam dada. Khawatir persekusi kembali terulang, seperti yang dirasakan salah satu jemaat, Jojor Pasaribu (66).
"Ya, kekhawatirannya ada, tapi kami yakin bahwa beribadah itu kan memuji Tuhan gitu ya. Artinya, kami kan menyucikan diri dengan beribadah, bukan berbuat hal-hal yang gak baik gitu. Masa sih kita harus diganggu lagi gitu, kan," ungkap Jojor ditemui usai ibadah.
