Mudik Lokal Naik, Stasiun Rangkasbitung Jadi Favorit Pengguna KRL

- Selama masa Angkutan Lebaran 2026, jumlah pengguna Commuter Line lintas Rangkasbitung naik 29,2 persen dengan rata-rata harian mencapai 247.683 orang.
- Stasiun Rangkasbitung menjadi simpul transit utama bagi pemudik lokal dari Jakarta dan Tangerang menuju Banten serta Merak, dengan lonjakan penumpang hingga 60 persen pada puncak cuti bersama.
- Peningkatan penumpang juga terjadi di stasiun lain seperti Maja, Parung Panjang, Cikarang, dan Bandara Soekarno-Hatta; KAI Commuter mengimbau pengguna tetap waspada saat kepadatan terjadi.
Lebak, IDN Times — Tren mudik lokal menggunakan Commuter Line Jabodetabek meningkat selama masa Angkutan Lebaran 2026. Stasiun Rangkasbitung menjadi salah satu titik favorit pengguna yang hendak pulang kampung ke wilayah Banten dan sekitarnya.
KAI Commuter mencatat, sepanjang periode libur 11–18 Maret 2026, rata-rata pengguna Commuter Line lintas Rangkasbitung mencapai 247.683 orang per hari. Angka ini meningkat 29,2 persen dibandingkan hari libur biasa.
VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda mengatakan, lonjakan ini didominasi pemudik lokal dari Jakarta, Tangerang, dan sekitarnya.
“Peningkatan ini didominasi oleh pemudik lokal dari wilayah Jakarta, Tangerang, dan sekitarnya yang hendak bersilaturahmi ke wilayah Banten atau melanjutkan perjalanan menggunakan Commuter Line Merak,” ujarnya, Kamis (19/3/2026).
1. Rangkasbitung jadi simpul transit utama

Karina menjelaskan, Stasiun Rangkasbitung memiliki peran strategis sebagai stasiun transit dan tujuan akhir di lintas barat Jabodetabek, termasuk bagi penumpang yang melanjutkan perjalanan ke Pelabuhan Merak.
Pada awal cuti bersama, 18 Maret 2026, volume penumpang yang turun di Stasiun Rangkasbitung mencapai 27.053 orang per hari atau meningkat sekitar 60 persen dibanding hari libur biasa.
Selain itu, pengguna yang melanjutkan perjalanan dengan Commuter Line Merak dari stasiun tersebut tercatat sebanyak 6.439 orang atau naik 17 persen.
“Kami memastikan fasilitas layanan dan alur perpindahan antar-kereta berjalan aman guna memberikan kenyamanan maksimal bagi para pemudik lokal,” kata Karina.
2. Stasiun lain juga alami peningkatan

Peningkatan penumpang juga terjadi di sejumlah stasiun lain di wilayah aglomerasi. Di Stasiun Maja, jumlah pengguna mencapai 5.462 orang atau naik 17 persen. Sementara di Stasiun Parung Panjang tercatat 13.409 orang atau meningkat 5 persen.
Hal serupa terjadi di Stasiun Cikarang yang menjadi penghubung ke wilayah Karawang. Pada 18 Maret 2026, jumlah penumpang turun mencapai 22.871 orang atau naik 2 persen. Adapun pengguna Commuter Line Walahar/Jatiluhur menuju Karawang tercatat 6.949 orang atau meningkat 12 persen. Sementara layanan Commuter Line Bandara Soekarno-Hatta juga mengalami kenaikan hingga 10.465 penumpang pada 17 Maret 2026 malam.
KAI Commuter mengimbau pengguna untuk tetap waspada dan mengikuti arahan petugas, terutama saat terjadi kepadatan di area stasiun. “Mengingat banyaknya pemudik yang membawa keluarga, orang tua dan anak-anak diminta untuk selalu dalam pengawasan pendamping saat di area stasiun maupun di dalam kereta,” kata Karina.


















