Pompa Sudah 'Uzur,' Penyebab PDAM Multatuli Lebak Sering Terganggu

Lebak, IDN Times - Instalasi khusus pada perpompaan disebut menjadi masalah yang menyebabkan sering terganggunya distribusi air bersih oleh Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Multatuli Kabupaten Lebak ke pelanggan.
Diberitakan sebelumnya, berhentinya distribusi air bersih oleh PDAM Multatuli banyak dikeluhkan warga. Sering berhentinya air terutama pada bulan Ramadan ini disebut warga mengganggu aktifitas ibadah Ramadan warga.
Baca Juga: Air PDAM Multatuli Lebak Berhenti Mengalir, Ganggu Ibadah Ramadan Warga
1. PDAM Multatuli minta modal ke Pemkab Lebak untuk beli pompa

Pelaksana tugas (Plt) Dirut PDAM Tirta Multatuli Lebak Wawan Kuswanto mengatakan, peremajaan alat pompa sudah harus dan dilakukan pada pompa yang dimiliki oleh PDAM saat ini.
“Tahun depan akan kami usulkan kepada pemerintah daerah untuk penyertaan modal untuk pengadaan pompa karena usianya sudah cukup tua. Nanti kami sesuaikan dengan kebutuhan,” kata Wawan, Kamis (29/4/2021).
2. Tiga minggu terakhir laporan gangguan semua karena pompa yang rusak

Wawan mengakui, tiga minggu terakhir di PDAM, laporan yang ia terima kebanyakan adalah pada pompa yang berdampak pada terganggunya distribusi air ke pelanggan.
“Pompa intake. Kalau pompa intake lancar, distribusi lancar, jadi saya rasa masalahnya di situ-situ saja,” ungkap Wawan.
3. Persoalan pompa akan segera dievaluasi

Wawan mengaku akan terlebih dahulu melakukan evaluasi di masing-masing bagian, terutama pada persoalan pompa.
“Apalagi masalah pada pompa dosing, ini banyak kendala, banyak kerusakan di situ,” kata Wawan.
Baca Juga: Lama Tak Terurus, Pemkab Lebak Akan Revitalisasi Kediaman Multatuli
Berita Terkini Lainnya
TRENDING
- Banten Daerah Peringkat ke-6 Terbanyak Kasus Sifilis
- Sempat Penuh Sampah, Pantai Teluk Bakal Disulap Jadi Tempat Wisata
- 10 Parpol Dapat Dana Hibah dari Pemkot Tangerang, PDIP Paling Besar
- Tempat Hits Ini Ternyata Masuk Kabupaten Tangerang Loh, Jangan Salah!
- Pilih Jadi UMKM, Mantan Chef Kapal Pesiar Cuan dari Jualan Bir Pletok
- 91 Persen Lansia di Tangsel Masuk Kategori Mandiri
- Kota Tangerang Miliki Pusat Terapi Anak Disleksia