Tangerang, IDN Times - Plt. Sekretaris Jenderal Dewan Nasional Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), Rizal Edwin Manansang, mengungkapkan KEK yang berada di Tangerang bisa menghemat devisa negara yang terbuang sia-sia sebesar Rp1,5 triliun. Hal tersebut utamanya dari sektor kesehatan.
Salah satu KEK yang saat ini masih dikembangkan yakni health tourism, di mana masyarakat yang tadinya berobat di luar negeri bisa memilih untuk berobat di Indonesia yang memiliki kualitas setara dengan rumah sakit dan fasilitas kesehatan berstandar Internasional.
"Devisa kita terbuang di luar negeri seperti di Singapura sampai Rp150 triliun setahun, nah itu kami ingin tarik mereka ke sini supaya mereka kalau mau berobat datang aja ke Banten," kata Rizal di Tangerang.
Diketahui, KEK di kawasan D-Hub SEZ BSD City, Kabupaten Tangerang telah ditetapkan melalui Peraturan Pemeritnah Nomor 38 Tahun 2024 dan resmi beroperasi pada November tahun lalu.
